Arsip Kategori: serba-serbi
HACHIKO “The Story Of Dog”
Film yang dibintangi oleh Richard Gere ini, mengisahkan tentang persahabatan antara anjing dengan manusia. Cerita ini merupakan kisah nyata yang kemudian dibuat menjadi film. Diceritakan dalam film ini tentang seorang profesor perguruan tinggi yang menemukan seekor anjing di stasiun. Anjing itu kemudian dibawa pulang dan dipelihara oleh si profesor tersebut. Dari situlah mereka membentuk ikatan yang tak terpisahkan. Si anjing dengan setia menunggu si profesor pulang dari bekerja di depan stasiun, dan itu terjadi setiap hari. Sampai akhirnya sang profesor meninggal dunia, si anjing tetap saja menunggu disana setiap harinya di tempat dan jam yang sama. Dan, hal tersebut terjadi hampir satu dekade.
KISAH NYATANYA HACHIKO
Disebutkan bahwa Hachiko (nama anjing tersebut) merupakan jenis anjing Akita yang berasal dari Jepang. Anjing ini merupakan jenis yang setia, bersahabat, dan tidak bisa disuap (karena anjing ini keturunan Jepang, bukan Amerika). Hachiko lahir dibulan Oktober tahun 1923. Pemiliknya adalah seorang profesor Agrikultur di Universitas Tokyo, Hidesaburo Ueno.
Di tahun 1925, majikannya tidak pernah kembali. Hachiko sempat berpindah-pindah ke tempat yang mau menampungnya. Hachiko yang terbiasa menunggu majikannya mulai resah dan mencari di stasiun kereta Shibuya, tempat dimana Hachiko sering diajak oleh majikannya. Dan itu ia lakukan selama 9 tahun, hingga akhir hayatnya.
Hachiko mulai menjadi terkenal sejak seorag mantan anak didik profesor mempublikasikan artikel-artikel tentang Hachiko, dan salah satu artikelnya dimuat di harian Jepang ternama waktu itu, Asahi Shimbun. Maka mulailah Hachiko menjadi perhatian nasional.
Di tahun 1937, kisah Hachiko, “On o wasureruna” juga menjadi bacaan wajib bagi sekolah-sekolah dasar di Jepang. Menanamkan nilai-nilai kesetiaan sejak dini, Hachiko juga menggambarkan simbol kesetiaan bagi bangsa Jepang.
KISAH GUE NYA
Pertama nonton film ini, hanya karena penasaran mendengar cerita teman-teman yang sampai nangis dan mau nonton film ini lagi, akhirnya pergilah gue nonton bareng adek. Oh my God, ternyata emang bener-bener sedih. Gue dengan tidak tau malunya juga nangis-nangis di studio. Terharu banget rasanya. Padahal, dengan posisi duduk gue yang sangat gak enak : orang sebelah kanan gue duduk gak bisa diem banget. Kalo gak garuk-garuk ketek, paha, rambut. Sekalinya gak garuk-garuk, gerak-gerak lebay sampai kursi gw ikut bergetar. Dalam hati gue udah membatin “Plis deh om, kalo nonton nyante aja, gue tendang juga lo dari bioskop. Mengganggu gue banget yang lagi nangis-nangis terharu”.
Anyway, gue sangat merekomendasikan banget film ini buat ditonton. Gak nyesel deh. Trust me! LOL
SURAT DARI MASA DEPAN
lagi iseng-iseng buka kaskus, ada thread yang bagus isinya tentang surat dari masa depan. ya, meskipun kita gak tau ini surat beneran atau gak ( aku sih yakinnya gak ) tapi isinya itu yang perlu diperhatikan. nih suratnya:
Kepada Yth Manusia Di Tahun 2009
Aku hidup di tahun 2050. Aku berumur 50 tahun, tetapi kelihatan seperti sudah 85 tahun. Aku mengalami banyak masalah kesehatan, terutama masalah ginjal karena aku minum sangat sedikit air putih. Aku fikir aku tidak akan hidup lama lagi. Sekarang, aku adalah orang yang paling tua di lingkunganku, Aku teringat disaat aku berumur 5 tahun semua sangat berbeda, masih banyak pohon di hutan dan tanaman hijau di sekitar, setiap rumah punya halaman dan taman yang indah, dan aku sangat suka bermain air dan mandi sepuasnya. Sekarang, kami harus membersihkan diri hanya dengan handuk sekali pakai yang di basahi dengan minyak mineral. Sebelumnya, rambut yang indah adalah kebanggaan semua perempuan. Sekarang, kami harus mencukur habis rambut untuk membersihkan kepala tanpa menggunakan air. Sebelumnya, ayahku mencuci mobilnya dengan menyemprotkan air langsung dari keran ledeng. Sekarang, anak-anak tidak percaya bahwa dulunya air bisa digunakan untuk apa saja. Aku masih ingat seringkali ada pesan yang mengatakan: “JANGAN MEMBUANG BUANG AIR” Tapi tak seorangpun memperhatikan pesan tersebut. Orang beranggapan bahwa air tidak akan pernah habis karena persediaannya yang tidak terbatas. Sekarang, sungai, danau, bendungan dan air bawah tanah semuanya telah tercemar atau sama sekali kering. Pemandangan sekitar yang terlihat hanyalah gurun-gurun pasir yang tandus. Infeksi saluran pencernaan, kulit dan penyakit saluran kencing sekarang menjadi penyebab kematian nomor satu. Industri mengalami kelumpuhan, tingkat pengangguran mencapai angka yang sangat dramatik. Pekerja hanya dibayar dengan segelas air minum per harinya. Banyak orang menjarah air di tempat-tempat yang sepi. 80% makanan adalah makanan sintetis. Sebelumnya, rekomendasi umum untuk menjaga kesehatan adalah minum sedikitnya 8 gelas air putih setiap hari. Sekarang, aku hanya bisa minum setengah gelas air setiap hari. Sejak air menjadi barang langka, kami tidak mencuci baju, pakaian bekas pakai langsung dibuang, yang kemudian menambah banyaknya jumlah sampah. Kami menggunakan septic tank untuk buang air, seperti pada masa lampau, karena tidak ada air. Manusia di jaman kami kelihatan menyedihkan: tubuh sangat lemah; kulit pecah-pecah akibat dehidrasi; ada banyak koreng dan luka akibat banyak terpapar sinar matahari karena lapisan ozon dan atmosfir bumi semakin habis. Karena keringnya kulit, perempuan berusia 20 tahun kelihatan seperti telah berumur 40 tahun. Para ilmuwan telah melakukan berbagai investigasi dan penelitian, tetapi tidak menemukan jalan keluar. Manusia tidak bisa membuat air. Sedikitnya jumlah pepohonan dan tumbuhan hijau membuat ketersediaan oksigen sangat berkurang, yang membuat turunnya kemampuan intelegensi generasi mendatang. Morphology manusia mengalami perubahan… yang menghasilkan/melahirkan anak-anak dengan berbagai masalah defisiensi, mutasi, dan malformasi. Pemerintah bahkan membuat pajak atas udara yang kami hirup: 137 m3 per orang per hari. [31.102 galon] Bagi siapa yang tidak bisa membayar pajak ini akan dikeluarkan dari “kawasan ventilasi” yang dilengkapi dengan peralatan paru-paru mekanik raksasa bertenaga surya yang menyuplai oksigen. Udara yang tersedia di dalam “kawasan ventilasi” tidak berkulitas baik, tetapi setidaknya menyediakan oksigen untuk bernafas.Umur hidup manusia rata-rata adalah 35 tahun. Beberapa negara yang masih memiliki pulau bervegetasi mempunyai sumber air sendiri. Kawasan ini dijaga dengan ketat oleh pasukan bersenjata. Air menjadi barang yang sangat langka dan berharga, melebihi emas atau permata. Disini ditempatku tidak ada lagi pohon karena sangat jarang turun hujan. Kalaupun hujan, itu adalah hujan asam.Tidak dikenal lagi adanya musim. Perubahan iklim secara global terjadi di abad 20 akibat efek rumah kaca dan polusi. Kami sebelumnya telah diperingatkan bahwa sangat penting untuk menjaga kelestarian alam, tetapi tidak ada yang peduli. Pada saat anak perempuanku bertanya bagaimana keadaannya ketika aku masih muda dulu, aku menggambarkan bagaimana indahnya hutan dan alam sekitar yang masih hijau. Aku menceritakan bagaimana indahnya hujan, bunga, asyiknya bermain air, memancing di sungai, dan bisa minum air sebanyak yang kita mau. Aku menceritakan bagaimana sehatnya manusia pada masa itu. Dia bertanya: – Ayah ! Mengapa tidak ada air lagi sekarang ? Aku merasa seperti ada yang menyumbat tenggorokanku. .. Aku tidak dapat menghilangkan perasaan bersalah, karena aku berasal dari generasi yang menghancurkan alam dan lingkungan dengan tidak mengindahkan secara serius pesan-pesan pelestarian… dan banyak orang lain juga !. Aku berasal dari generasi yang sebenarnya bisa merubah keadaan, tetapi tidak ada seorangpun yang melakukan. Sekarang, anak dan keturunanku yang harus menerima akibatnya, Sejujurnya, dengan situasi ini kehidupan di planet bumi tidak akan lama lagi punah, karena kehancuran alam akibat ulah manusia sudah mencapai titik akhir. Aku berharap untuk bisa kembali ke masa lampau dan meyakinkan umat manusia untuk mengerti apa yang akan terjadi… Pada saat itu masih ada kemungkinan dan waktu bagi kita untuk melakukan upaya menyelamatkan planet bumi ini ! Tolong Kirim surat ini ke semua teman dan kenalan anda, walaupun hanya berupa pesan, kesadaran global dan aksi nyata akan pentingnya melestarikan air dan lingkungan harus dimulai dari setiap orang. Persoalan ini adalah serius dan sebagian sudah menjadi hal yang nyata dan terjadi di sekitar kita. Lakukan untuk anak dan keturunan mu kelak”
“AIR DAN BUMI UNTUK MASA DEPAN”
Regards, “TANAMLAH SEBANYAK-BANYAKNYA POHON DAN HEMATLAH AIR”
Jerry “UNTUK ANAK DAN CUCUMU KELAK DIMASA DEPAN”
Sekarang…
Ini adalah pilihanmu…
Untuk menjaga planet kita yang indah ini
atau
menjadi egois dan tidak menghiraukan kebutuhan generasi masa depan kita.
LET’S SAVE OUR WORLD
Harry Potter bugil di film ketujuh
Daniel Radcliffe akan tampil bugil di Harry Potter And The Deathly Hallows, di mana dia akan bercinta dengan Emma Watson, yang memerankan Hermione Granger.
Sutradara film ketujuh Harry Potter, David Yates, membocorkan beberapa adegan dalam film yang bakal ditunggu para penggemar Harry Potter di seluruh dunia ini.
“Kami menciptakan sesuatu yang sangat seksi dan mengundang reaksi dari Rupert (Rupert Grint, pemeran Ron Wesley),” ujar Yates, seperti dilansir Huffington Post.
Seperti tertuang dalam novelnya, Harry dan Ron sempat bermusuhan saat mereka dalam pelarian, menghindari para Death Eaters. Digambarkan dalam film Yates, Harry dan Ron dipengaruhi sihir jahat saat mereka bergantian mengenakan kalung medali milik Regulus Black, yang dijadikan Voldermort menyimpan sebagian nyawanya atau horcrux.
Sihir jahat itu membuat mereka berhalusinasi, dan dalam halusinasinya Ron melihat Harry bercinta dengan Hermione yang sudah menjadi kekasihnya. Sebaliknya Harry berhalusinasi semua orang membencinya.
“Daniel akan tampil telanjang pada beberapa adegan, namun kami sedang memikirkan bagaimana menampilkannya,” kata Yates.
Adegan Harry Potter telanjang lainnya adalah saat dia “bertemu” Dumbledore di Stasiun King’s Cross, waktu dia sekarat disiksa Voldermort di Hutan Terlarang.
Meski pun menampilkan adgean-adegan berani, Yates ternyata malah memilih adegan romantis sebagai favoritnya. “Itu waktu Harry dan Hermione berdansa. Tidak ada di buku karena kami membuatnya khusus untuk film, dan adegannya sangat lembut,” kata sutradara yang mulai menyutradari film Harry Potter di sekuel kelima.
Saat berdansa itu, kata Yates, Harry juga akan membeberkan rahasianya kepada sahabat perempuannya itu.
Adegan telanjang di film Harry Potter ini bukan yang pertama bagi Daniel Radcliffe. Sebelumya dia juga bugil saat berperan dalam lakon teater berjudul Eguus tahun 2008.
Film Harry Potter and The Deathly Hallows akan muncul dalam dua bagian, di mana bagian pertamanya bakal dirilis pada November 2010.
sumber: kaskus.us
“bule” peduli sampah
saya tadi habis blog walking dan menemukan artikel yang sangat bagus. saya sempat terperangah juga saat membaca artikel ini. berikut ini adalah artikel yang membuat saya terperangah:
Penampilannya sangat sederhana, bahkan barangkali ada yang menganggapnya ”gila”. Hanya saja, sikap spartannya terhadap kebersihan mungkin membuatnya berhak menyandang gelar ”pahlawan kebersihan”. Itulah Husin Abdullah (64), warga Desa Batu Layar, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat.
“Saya sering kali dicemooh dan dikira gila karena pekerjaan saya ngurus sampah dan kotoran saja,” ujar Husin yang nama aslinya Gavin Birch.
”Kegilaan” lelaki asal Selandia Baru terhadap kebersihan itu bisa dibuktikan di jalan-jalan Kota Mataram. Dia berhenti di bak penampungan sampah, lalu mengumpulkan daun-daun, botol dan gelas plastik bekas, sampai kotoran kuda dan sapi. Dia pun akan memberikan penyuluhan kepada pejalan kaki yang melintas saat dia tengah mengumpulkan sampah.
Kawasan pesisir dan sungai seputar kawasan obyek wisata Senggigi dan Kota Mataram juga menjadi tempat ”bermain” Husin karena di situ banyak sekali sampah rumah tangga yang tergerus air sungai dari hulu. Sampah itu berceceran di pasir, selain mengapung digoyang ombak laut yang membuat kawasan itu tampak kotor.
”Bagaimana turis mau senang mandi dan berbaring kalau air laut dan pasirnya kotor,” ucapnya. ”Mengapa ada penyakit malaria, diare, dan demam di Lombok, sampah-sampah inilah sumbernya,” ujarnya.
Sampah plastik itu dibawa dengan mobil Isuzu pick up, kemudian dibakar, sedangkan sampah dedaunan diolahnya dengan mesin penghancur sampah, kemudian dicampur dengan kotoran ternak, diendapkan selama dua hari. Limbah-limbah yang semula tidak berharga menjelma menjadi pupuk kompos yang sangat baik bagi tanaman, terutama tanaman sayuran/hortikultura.
Alat penghancur sampah yang digerakkan mesin diesel 8 HP (tenaga kuda) itu dibuatnya sendiri, modifikasi dari mesin buatan Selandia Baru, yang juga dilengkapi 15-18 cutting (pisau) dan blower (kipas). Bahan organik kaya akan sumber hayati (bokashi) seperti jerami, daun, dan ranting dimasukkan ke bak penampungan, diproses sampai hancur jadi bubur, yang nantinya dijadikan bahan pupuk kompos.
Setidaknya sudah 12 mesin penghancur sampah bikinannya dibeli sejumlah instansi dengan harga jual Rp 7 juta per unit. Berkat mesin itu pula Husin Abdullah meraih Anugerah Teknologi Tepat Guna Kategori Pengembang dari Pemerintah Provinsi NTB, 17 Desember 2004, berikut hadiah Rp 2,5 juta. Malah dengan peralatan bikinannya itu, kian lengkaplah julukan ”pahlawan kebersihan” yang diberikan banyak kalangan di Mataram.
Ia membiayai pembangunan 46 jamban di Desa Kediri, Lombok Barat. Sejumlah gerobak sampah juga disumbangkan kepada warga Desa Banyumulek, yang merupakan sentra industri kerajinan gerabah di Lombok Barat. Beberapa sumur gali dibiayainya, antara lain di desa-desa yang kondisi lingkungannya kumuh, seperti Desa Batu Layar, Melase, atau di Kelurahan Ampenan, Mataram.
Kepedulian Husin yang kemudian mendirikan Yayasan Cinta Lingkungan Lombok itu mengundang perhatian pengusaha hotel dan restoran di kawasan wisata Senggigi, selain bantuan rekan-rekan seasal dengannya yang tergabung dalam Rotary Club New Zealand. Warga Selandia Baru itu ikut menyokong aktivitas Husin, setelah menyetujui proposal yang diajukan berupa kegiatan pembinaan kebersihan lingkungan pada beberapa desa di Lombok.
Hidup bersih dan sehat juga tercermin di rumahnya, berlokasi di pinggir Pantai Desa Batu Layar. Di atas tanah 33 are, halaman rumahnya ditanami berbagai pohon buah-buahan, bunga dan tanaman konservasi, sehingga suasana rumahnya terasa sejuk. Dia juga menyewakan enam homestay bagi wisatawan dengan tarif relatif murah, Rp 30.000 semalam.
Ada juga ruangan khusus yang digunakan sebagai bengkel kerja untuk membuat pupuk kompos. Dengan alat pengolah sampah itu, Husin bisa memproduksi satu ton per bulan, yang dijual Rp 10.000 ter tiga kantong. Dari penjualan kompos, sewa homestay, honor sebagai konsultan, dan hasil sewa setrum aki, Husin membiayai hidup keluarganya.
Terpikat hatinya
Kiprah Husin dalam dunia kebersihan di Lombok dimulai tahun 1985. Setamat Sekolah Guru di Selandia Baru tahun 1972, Gavin Birch berkunjung ke beberapa wilayah di Indonesia, seperti Pulau Flores (Nusa Tenggara Timur), Sumatera, Jawa, Kalimantan, Bali, dan Lombok. Lombok yang membuat hatinya terpikat.
”Allah-lah yang menunjukkan dan membawa saya ke Lombok,” tuturnya tentang keberadaannya di Lombok.
Di Lombok pula Husin menemukan jodohnya, Siti Hawa, yang dinikahinya pada 17 November 1986. Kini suami-istri itu dikaruniai dua anak, Abdul Aziz Husin (17) dan Abdul Reza Zulmi Husin (16).
Sampai kapan akan menangani sampah? ”Sampai orang mau diajak hidup bersih dan sehat,” jawabnya.
sangat sulit dimengerti, kita sebagai warga negara Indonesia, tidak ada kesadaran dan kepedulian terhadap keadaaan sekitar kita. alangkah bagus dan mulianya tindakan yang dilakukan oleh Husin Abdullah. kepeduliannya terhadap bangsa kita patut diacungi jempol dan kita tiru.
top 10 amazing istana pasir
iseng-iseng tadi dapet info keren banget ( menurut aku ) . waktu kecil, pasti kita sering bikin istana-istana pasir waktu berlibur ke pantai. berikut adalah top 10 amazing istana pasir :










source: http://listeverce.com
uang dimakan kucing, minta ganti ke bank
Frankfurt – Jika uang rusak bisa minta tukar ke bank, tapi bagaimana jika uang dimakan kucing? Peter Neumann, warga Frankfurt, tetap minta uang kertasnya senilai 500 euro (setara Rp 7,2 juta) yang dimakan kucing peliharaannya diganti oleh bank.
Permintaan Neumann ditolak karena alasannya dianggap terlalu mengada-ada. Tak terima, Neumann membawa kasus ini ke pengadilan.
Hakim meminta Neumann membuktikan ucapannya bahwa uangnya benar-benar dimakan kucing dengan menghadirkan bukti dari kotoran kucingnya. Akan tetapi Neumann menyatakan hal itu tidaklah mungkin.
“Saya telah mencari di setiap kotoran kucing dan bisa jadi saya telah membuang bukti itu tanpa menyadarinya,” ujar Neumann seperti dilansir Ananova, Selasa (8/9/2009).
Neumann mengaku telah membersihkan tempat kotoran kucingnya setiap hari. “Ini bukan berarti saya tidak mau mencari di antara kotoran kucing. Ini hanya karena bukti tersebut sudah tidak ada di kotoran itu lagi. Saya tidak tahu apa yang dapat saya lakukan lagi,” curhatnya.
Alhasil, gugatan Neumann pun ditolak hakim.

